Equity world – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Jumat (7/10) pekan lalu, ditutup menurun 0,59% ke level 5.377,14. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) Rp 760 miliar. Sebanyak 149 saham bergerak naik dan 148 saham melemah.

Analis Asjaya Indosurya Securities Wiliam Surya Wijaya menilai, IHSG masih berada dalam rentang konsolidasi wajar. Menurut dia, momentum koreksi bisa dimanfaatkan untuk aksi beli.

Indeks masih berpotensi naik. Saat ini support IHSG berada pada level 5.336 yang cukup kuat dengan target resistance di level 5.488. Wiliam bilang, ini adalah level resistance yang perlu ditembus untuk dapat kembali memperkuat pola uptrend jangka pendek.

Dia memprediksi IHSG hari ini (10/10) menguat dan bergerak di kisaran 5.336–5.488.

Analis KDB Daewoo Securities, Tasrul, mengatakan, secara teknikal hasil optimalisasi indikator Money Flow Index (MFI) dan indikator RSI Optimized masih menguji support trendline. Koreksi lebih lanjut bergantung support trendline dapat ditembus atau tidak.

Jika pun tembus, menurut Tasrul, indeks saham diprediksi masih konsolidasi cenderung menguat. Ia menghitung trading range IHSG hari ini ada di rentang 5.347–5.415.

equity world jakarta