Gempa Bumi Hebat di Selandia Baru Menewaskan Dua Orang

Leave a comment

November 14, 2016 by ewfjakarta

Equityworld futures – Gempa hebat yang diikuti dengan tsunami di Selandia Baru pada Senin (14/11) dini hari menewaskan dua orang, kata Perdana Menteri John Key.

Key mengatakan sejumlah helikopter dikirim ke kawasan yang terkena dampak gempa untuk membantu warga atau korban.

Lembaga Geological Survey AS mengatakan gempa ini berkekuatan 7,8 dan mengguncang Selandia Baru hanya beberapa saat setelah lewat tengah malam waktu setempat, dengan pusat gempa sekitar 95 km dari Christchurch.

Tsunami tiba di pantai timur laut sekitar dua jam kemudian. Para pejabat mengatakan gelombang pertama bisa jadi bukan yang terbesar dan aktivitas tsunami mungkin masih akan terjadi selama beberapa jam.

Warga diserukan untuk mengungsi ke bagian dalam pulau atau ke tempat yang lebih tinggi di sepanjang pantai.

Sebuah alat pengukur di Kaikoura, 181 km utara dari Christchurch, mencatat tiinggi gelombang hingga dua meter, menurut Weatherwatch.co.nz.

Gelombang ombak yang lebih kecil disebutkan melanda Wellington dan daerah lainnya, kata situs itu.

Media sosial juga penuh dengan tawaran menginap bagi mereka yang menyelamatkan diri.

Selandia Baru terletak di apa yang dikenal sebagai Cincin Api, jalur yang sering dilanda gempa dan letusan gunung berapi yang letaknya mengelilingi hampir seluruh Pasifik.

Indonesia mengalami sejumlah gempa berbuntut tsunami dan yang paling parah adalah tsunami yang melanda Aceh, Desember 2004, menewaskan sekitar 150.000 orang.

Kota Christchurch sendiri masih belum pulih dari gempa bumi tahun 2011 yang menewaskan 185 orang dan menghancurkan pusat kotanya.

Surat kabar Herald mengatakan gempa dirasakan sampai ke Wellington. Sirene dibunyikan dan orang-orang menyelamatkan diri, keluar dari gedung-gedung menuju ke jalan-jalan, sebagian dari mereka menangis.

Laporan awal menyebutkan bahwa beberapa rumah di kota Cheviot, dekat pusat gempa, rusak.

‘Mengerikan’

Warga di Kepulauan Chatham, 680 km arah timur laut dari pulau utama, juga diperingatkan oleh pihak berwenang bahwa gelombang laut bisa menghantam sewaktu-waktu.

Ribuan orang telah dievakuasikan dari rumah-rumah mereka seiring masih terus terjadinya gempa susulan di daerah tersebut, lapor Radio Selandia Baru.

Tapi Chris Hill, seorang petugas pemadam kebakaran di Cheviot, mengatakan bahwa para pejabat telah melakukan pengecekan dari pintu ke pintu dan mengevakuasikan warga dan menemukan “semua orang tampaknya baik-baik saja”.

Dia mengatakan kepada RadioNZ, “Banyak puing-puing di rumah-rumah itu, tetapi pada tahap ini hal itu tidak tampak seperti telah dilanda sesuatu yang terlalu buruk.”

GeoNet Selandia Baru mengisyaratkan bahwa gempa mungkin hanya berkekuatan 5,5.

Seorang penduduk Christchurch mengatakan gempa berlangsung dalam waktu “yang lama”.

“Kami sedang tidur saat itu, dan terbangun karena rumah berguncang. Gucangan itu terus berlangsung dan terasa seperti terus membesar,” katanya kepada kantor berita AFP.

Di Twitter, Hayley Colgan menggambarkannya sebagai “gempa bumi yang paling menakutkan yang saya rasakan selama saya 23 tahun tinggal di Selandia Baru”.

September lalu, gempa berkekuatan 7,1 melanda kawasan yang terletak 169 km timiur laut dari Gisborne di North Island, memicu peringatan tsunami.

Ini menyebabkan kerusakan sejumlah bangunan, namun tidak ada yang terluka.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: